Langsung ke konten utama

PERESMIAN JEMBATAN SIKATAK DAN PENYERAHAN BANTUAN MAHASISWA UNDIP YANG TERDAMPAK COVID-19


Peresmian jembatan Sikatak Universitas Diponegoro digelar Jumat pagi tadi mulai pukul 08.45-10.00 yang dibuka secara simbolis oleh Rektor Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M. Hum. 

Peresmian jembatan Sikatak ini digelar secara terbatas dan yang menghadiri hanya tamu undangan yang tidak lebih dari 30 orang, hal ini tentunya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan tetap mematuhi aturan serta protokol kesehatan yang ada.

Asal mula nama jembatan sikatak, jembatan ini dibangun untuk menghubungkan jalan Prof. Soedharto dan jalan lingkar yang terputus oleh sungai krengseng. Tujuan dibangunnya jembatan ini adalah untuk mengakomodasi pergerakan arus lalu lintas dari jalan lingkar Undip menuju jalan Prof. Soedharto tanpa harus memutar arah atau memasuki kampus Undip.

Nama Sikatak didapat dari masyarakat sekitar yang menyebut *sikethok (terpotong) yakni jalan yang terpotong oleh kali atau sungai krengseng. Kini jalan itu tak lagi terpotong. Telah dibangun jembatan Sikatak yang memudahkan akses masyarakat sekitar. Masyarakat yang tinggal di Jurang belimbing, Permata hijau, Sekip dan sekitarnya cukup lewat jalan lingkar tanpa harus memutar atau melewati pintu gerbang kampus. Akses menuju Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) kini menjadi lebih cepat dan lancar.

Bentuk jembatan yang artistik, menjadi spot baru untuk berfoto ( *instagramable). Jembatan Sikatak bukan hanya ikon baru kampus Undip, tetapi fungsi jembatan ini sangat membantu memperlancar akses lalu lintas masyarakat sekitar kampus.


Selain peresmian sembatan Sikatak acara ini juga terdapat penyerahan bantuan secara simbolis kepada mahasiswa yang terdampak Covid-19 yang merupakan salah satu program dari Gerakan Undip Peduli (GUP).

Semoga dengan adanya jembatan ini dapat mempermudah masyarakat serta mahasiswa terhadap akses ke UNDIP itu sendiri, serta sesuai dengan namanya Sikatak yaitu Hewan yang melompat, diharapkan UNDIP dapat melakukan lompatan-lompatan yang lebih luar biasa lagi.

Sources: https://www.undip.ac.id/post/14468/melintasi-jembatan-sikatak-nuansa-baru-kampus-undip.html

Youtube Channel  Instagram




Find me on LinkedIn Instagram Facebook Twitter Youtube Channel

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tes TOEFL di Service English Unit SEU UNDIP

Demi prepare wisuda yang secepatnya akan saya lalui (InsyaAllah, Amin!) saya mulai mempersiapkan persyaratan yang harus saya penuhi. Salah satunya harus memegang sertifikat TOEFL. Di Universitas Diponegoro atau UNDIP wajib hukumnya! Tentang tes TOEFL Untuk jenjang magister di UNDIP skor minimal 500. Skor ini termasuk biasa saja. Mengingat Undip masuk top 5 PTN di Indonesia. Mengutip dari wikipedia  skor penilaian TOEFL minimum 310 dan maksimum 677 untuk model Paper Based Test. Oh iya, masa berlaku sertifikatnya setahu saya satu (1) s/d dua (2) tahun setelah diterbitkan. Setelah lewat tahun tersebut harus melaksanakan tes ulang. Sertifikat yang diterima saat wisuda HANYA boleh dari SEU Undip . Apa itu SEU Undip? Service English Unit ini suatu lembaga yang berada di Fakultas Ilmu Budaya Undip. Lembaga ini menyediakan fasilitas Tes TOEFL beserta kursusnya. Mahasiswa bisa memilih   tes-nya saja ataupun mengikuti kursusnya terlebih dahulu. Cara Mendaftarkan diri untuk Tes...

Asap Cair Tempurung Kelapa Jadi Inovasi Penutup Luka

Tiga mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) Semarang mengembangkan penutup luka artifisial berbentuk hidrogel dari asap cair dan sawi triwis. Pemilihan hidrogel dipilih sebagai  penutup luka primer karena bersifat transparan, lembut, fleksibel dan tidak mengiritasi luka dengan penggunaan global tertinggi mencapai 43% dibanding penutup luka jenis lainnya. Ketiga mahasiswa Undip tersebut adalah Andi Alif Sutadi Saputra (S1-Kedokteran Gigi FK 2016), Eti Kusuma Ramadhani (S1-Kimia FSM 2015), dan Turmala Dewi (S1-Ilmu Gizi FK 2015) yang bergabung dalam tim PKM Penelitian Eksakta dibawah bimbingan Dosen Kedokteran Gigi FK Undip drg Gunawan Wibisono MSi Med. Penutup luka ini tidak reaktif dengan jaringan kulit yang dapat digunakan untuk luka dengan eksudat sedang-minimal dan luka kering. Basis hidrogel yang digunakan adalah polivinil alcohol, kitosan dan pati. Pemilihan ketiga bahan tersebut karena merupakan polimer yang mampu menghasilkan membran dengan karakteristik terbaik. Kemudia...

Peluncuran Box Penyimpanan Ikan Berteknologi Plasma Ozon Oleh Teaching Industry Universitas Diponegoro

     Teaching Industry Universitas Diponegoro meluncurkan dua produk baru yakni Box O’Fish dan Mini Storage dengan merek Seazone, Selasa (18/9) di Gedung Teaching Industry Undip Tembalang. Kedua produk ini merupakan pengembangan teknologi ozon yang masuk dalam program PPBT (Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi) yang diadakan oleh kemenristekdikti.        Peneliti sekaligus inventor teknologi Seazone Dr.Muhammad Nur,DEA mengatakan bahwa Box O’fish merupakan box penyimpan ikan berteknologi plasma ozon yang digunakan untuk memperpanjang masa simpan ikan dengan menggunakan slurry ice yakni campuran antara es batu dengan air sebagai media pendingin , dimana produk box O’fish terdiri dari 5 box dan 1 mesin generator ozone. Sedangkan mini storage merupakan storage kecil yang dilengkapi dengan teknologi plasma zonyang digunakan untuk memperpanjang masa simpan ikan dengan suhu 2-8oC, artinya ikan sudah dalam kondisi beku. Ikan yang disimpan dengan box O’fish ...